Bab 155.-1

706 Words

Marita menatap lekat lembar album foto di atas meja. Napas wanita itu tertarik berat. Tangan kanannya meremas lembar album foto tersebut, sebelum bergerak membuka satu lembar selanjutnya. Bola matanya bergerak—menemukan gambar sosok anak laki-laki berusia tiga tahun. Anak itu sedang berdiri di belakang kue ulang tahun dengan lilin berbentuk angka 3. Marita merasa kesulitan hanya untuk menelan salivanya sendiri. Bola matanya kembali bergerak. Beberapa detik kemudian, kepalanya menggeleng. Bagaimana mungkin bisa semirip itu? Marita menghentak keras napasnya. Kalimat-kalimat yang dikatakan oleh Mariana terngiang di telinganya. Dia tidak ingin memikirkannya. Wanita itu memukul sendiri kepalanya. Berharap bisa mengusir isi dalam kepalanya. Kenapa juga dia mengikuti saran putrinya itu untuk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD