Bab 175.-3

714 Words

“Dia jatuh sendiri. Aku tidak menyentuhnya.” “Apa kamu sedang bicara jujur, Marita?” “Aku mengatakan yang sebenarnya, Pa. Aku sama sekali tidak menyentuh satu ujung rambut pun. Dia jatuh sendiri. Kenapa Papa tidak percaya? Papa menuduhku?” “Bagaimana aku bisa langsung percaya setelah apa yang kamu lakukan? Ingat, Marita. Sekali saja kamu melakukan sesuatu yang menyakiti cicitku atau mominya, aku tidak akan memaafkanmu lagi. Sekalipun kamu mendapatkan maaf dari mereka.” “Sumpah, Pa. Aku tidak melakukan apa-apa. Papa bisa tanya pada Mariana. Atau Raja sekalian.” Kulit wajah Marita memerah. Napasnya mulai memburu. Emosi karena dituduh menjadi penyebab Raja jatuh. Padahal dia tidak melakukan apapun. Dia hanya duduk—memperhatikan anak itu bermain dengan putrinya. “Mama benar, Pa. Tadi Raja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD