Bab 94.-3

853 Words

“Sudah, biar dicuci pembantu besok. Tadi aku cuma terkejut waktu melihat gamis kamu ada darahnya. Aku pikir kamu kenapa-kenapa. Lupa kalau kamu masih datang bulan. Kupikir sudah selesai.” Sultan menghampiri Kansa lalu berniat mengambil kembali gamis di tangan Kansa, namun Kansa menahannya. “Biar aku cuci sendiri saja.” Sesaat Sultan menatap sang istri sebelum akhirnya membiarkan Kansa membawa gamis tersebut. Kansa berjalan cepat ke kamar mandi. Ia tidak menyangka Sultan akan melihat gamisnya. Padahal sudah ia sembunyikan. Gadis itu mendesah. Beruntung Sultan hanya terpikir dia belum selesai datang bulan. Tidak seperti ibunya. Dalam hati Kansa sekali lagi berdoa supaya janinnya baik-baik saja. Darahnya tidak banyak. Kansa berusaha untuk tetap optimis. Calon anaknya pasti baik-baik saja.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD