Wah … Kansa ingin tertawa keras. Jadi, dia kakak yang baik? **** “Bagaimana perkembangannya, Ardian? Apa masih ada yang berani membuat berita?” tanya Sultan pada sosok sang asisten pribadi. Pria itu baru kembali setelah berkeliling memeriksa butik. “Sejauh ini masih aman, Pak. Menurut informasi orang kita, tidak ada lagi berita yang keluar. Hanya saja masih ada beberapa pencari berita yang berusaha mencari informasi.” Sultan menggerakkan kepala turun naik. “Saya juga dengar mereka mendatangi Nabila.” Sultan mendengkus. “Lalu? Apa ada informasi jawaban dari Nabila?” “Belum ada, Pak. Informasi yang masuk ke saya, Nabila masih menghindari mereka.” Ardian membalas tatapan sang atasan. Melihat satu sudut bibir atasannya terangkat—meskipun tipis, kening Adrian berkerut. Teka teki rumah

