Bab 115.-2

708 Words

Sumi kembali menatap selembar foto di tangannya. Senyum wanita tua itu menghias wajah yang sudah tampak mulai keriput. Sementara Kansa berjalan menjauh. Berhenti sesaat untuk menanyakan tempat untuk menukar resep pada seorang perawat, lalu melanjutkan ayunan kakinya. **** Jakarta .... “Ayo masuk.” Sultan mengedik kepala, membuat seseorang yang semula berdiri menunggunya tak jauh dari pintu masuk ruang kerjanya berjalan mengikuti. Jam kerja masih 15 menit lagi dan sekretaris maupun asisten pribadinya belum tampak di kantor. Sultan mendorong daun pintu. Membiarkan pintu terbuka untuk tamunya sambil kembali menggerakkan kedua kakinya. Berjalan menuju sofa di sisi ruangan. Pria yang kali ini terlihat berwajah kusut itu menghempas kasar pantatnya ke atas sofa. Hari ini Sultan tidak memakai

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD