Bab 121.-2

714 Words

“Iya, kamu benar, Regina.” Shanon akhirnya terkekeh. “Adik kecil kita sebentar lagi akan punya bayi." Regina ikut tertawa. Wanita itu sudah melepas perut Kansa. “Wah, sebentar lagi keponakanku bertambah.” “Kalian ada di sini?” Suara bariton terdengar, membuat tiga orang perempuan yang sedang berada di dalam pantry menoleh ke arah yang sama. “Mr. Aaron. Ada apa?” tanya Shanon yang langsung beranjak dari tempat duduk, diikuti oleh Regina. Aaron mengayun kaki menghampiri tiga anak buahnya. Ia sudah menghubungi ketiganya, namun tidak ada yang mengangkat telepon. Pria itu berhenti tak jauh dari ketiganya. Menatap tiga perempuan di depannya bergantian satu per satu. “Siapa diantara kalian bertiga yang besok bisa mewakili saya ke New York?” “Besok?” “New York?” Shanon dan Regina bertanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD