Bab 121.-3

787 Words

Sultan menegakkan punggung. Tidak banyak yang ia bawa. Hanya satu koper sedang saja. Dia tidak berniat memperpanjang keberadaannya di New York nanti. Mobil itu akhirnya berhenti bergerak di depan lobi terminal 3 bandara Soekarno Hatta. “Terima kasih, Pak,” ujar Sultan sebelum mendorong pintu mobil kemudian keluar. Sang sopir bergegas mengikuti—keluar dari dalam mobil, lalu berlari ke bagasi belakang. Membuka bagasi kemudian mengeluarkan koper berwarna hitam. “Pak Dar bisa langsung pulang.” Sultan mengambil gagang koper dari tangan sang sopir. Pak Dar menggerakkan kepala turun naik. “Baik, Pak. Kalau begitu saya permisi.” Pria itu berpamitan. Menggerakkan kepala turun sedikit, sebelum kemudian memutar tubuh dan berjalan kembali ke pintu pengemudi. Sultan berjalan dengan langkah lebar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD