Bab 129.-1

717 Words

Kansa selalu antusias setiap kali tiba jadwal pemeriksaan kehamilannya. Waktu baginya melihat perkembangan buah hatinya. Sama seperti dirinya, ibunya juga selalu tidak sabar ingin melihat calon cucu yang masih berada di dalam rahimnya tersebut. “Sekarang kita lihat dulu.” Sang dokter duduk di sebuah kursi menghadap ke arah ranjang. Tempat Kansa sudah berbaring dengan perut yang terekspos. Perawat sudah mengoleskan gel ke atas permukan perut yang sudah tampak menggunung tersebut. Sumi duduk di sebelah putrinya. Wanita itu tersenyum ke arah layar monitor yang sebentar lagi akan memperlihatkan bayi kecil di dalam perut putrinya. Sebelah tangannya menggenggam telapak tangan sang putri. “Nah, ini dia.” Sang dokter yang sedang menggerakkan sebuah alat di permukaan perut Kansa tersenyum menata

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD