34 • Take a Shower With You (21+)

1378 Words

Sinar mentari pagi menyelinap masuk melalui celah tirai kamar, jatuh lembut di atas seprai putih gading. Di atas ranjang luas itu, dua tubuh masih terbaring dalam kehangatan yang belum sepenuhnya bubar dari malam sebelumnya. Dante terbangun lebih dulu. Matanya mengerjap pelan, tubuhnya masih malas untuk bergerak. Tapi begitu ia membalikkan kepala, pandangannya jatuh pada sosok Arcelia—tertidur di sampingnya, setengah menyamping, dengan rambut yang sedikit berantakan dan napas teratur yang mengalun di antara bibirnya yang sedikit terbuka. Dante nyaris tidak bernapas. Ia hanya diam, memandanginya seperti seseorang yang baru saja menemukan tempat berlabuh setelah badai panjang. Tangannya terulur, menyentuh lembut helaian rambut Arcelia, menyelipkannya ke belakang telinga. Sentuhan itu mem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD