32 • Saling Menggenggam

1652 Words

Udara pagi di Istana Agnibrata dipenuhi aroma sedap dari wangi kenanga yang baru mekar di pelataran taman dalam. Di sisi barat pendapa utama, suara air mancur kecil beradu lembut dengan denting lembut gamelan yang dimainkan pelan oleh abdi dalam—lagu lama berjudul Sekar Sungsang, irama lambat yang biasanya hanya diperdengarkan saat peristiwa penting. Hari ini bukan hari biasa. Dante dan Arcelia berjalan berdampingan menuju bangunan utama istana. Langkah mereka tenang, tak tergesa. Namun di balik tiap langkah itu, ada debar yang tak bisa disembunyikan. Arcelia mengenakan kebaya krem lembut, rambutnya dikonde sederhana, sementara Dante tampil gagah dalam setelan abu muda dengan batik senada di dalam jasnya. Tak ada yang terlalu megah dari penampilan mereka—tapi justru itulah yang memancar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD