24 • Dante yang Abu-Abu

1503 Words

Setelah kunjungan ke klinik tadi, Dante bersikeras mengantar Arcelia pulang—dengan dalih tidak ingin bayi dalam kandungan Arcelia kenapa-napa. Ia ingin memastikan semuanya aman dan terkendali. Lihat, tidakkah pria itu sadar jika saat ini ia sangat protektif dan posesif? “Ini bukan kencan, Dante,” protes Arcelia dengan alis terangkat. “Tapi kamu sedang mengandung calon anakku. Kau pikir aku tega membiarkanmu pulang sendiri?” Arcelia mendecak. Meski begitu, ia tetap mengalah pada akhirnya dan pulang bersama pria tersebut. Entah sudah malas berdebat atau memang bawaan hamil, Arcelia akhir-akhir ini lebih suka mempersingkat perdebatan daripada harus membuang banyak tenaga untuk menghadapi Dante yang seperti punya beribu cara untuk merecoki hidupnya. Siang itu, apartemen Arcelia yang bia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD