22 • Perhatian Kecil Dante

1329 Words

Langit sore di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid menghampar redup saat Arcelia berdiri di dekat gerbang keberangkatan, menunggu boarding untuk penerbangan pulang ke Jakarta. Ia mengenakan kemeja linen putih longgar yang nyaman dipadu celana kulot abu, wajahnya tampak tenang, meski hatinya belum sepenuhnya stabil setelah kejadian di rumah sakit kemarin. Sesekali ia menoleh ke arah Dante yang berdiri tak jauh di belakangnya, sibuk berbicara dengan seseorang di telepon. Arcelia tidak tahu siapa yang dihubungi, tapi pria itu tampak serius, suaranya ditekan rendah dan ekspresinya tajam. Satu jam sebelumnya, Kirana—atasan Arcelia—tiba-tiba memberitahu info mendadak bahwa Arcelia dipindahkan pesawatnya ke kelas bisnis. Klien yang memintanya tanpa alasan pasti. Kirana bahkan mem-forwa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD