110. Pesta Kayla

1404 Words

Suara riuh rendah anak-anak yang sedang asyik memilih mainan memenuhi toko yang penuh warna. Naina berdiri di antara rak-rak tinggi yang dipenuhi boneka dan mainan kayu, matanya menyusuri setiap barang sambil sesekali meraih perut kecilnya yang mulai membulat. "Kira-kira hadiah apa yang Kayla mau, ya?" gumam Naina, jarinya menelusuri bulu halus sebuah boneka beruang besar berwarna cokelat. Chandra yang berdiri di sampingnya mengusap dagu, alisnya berkerut. "Dia sudah punya segalanya di rumah. Terakhir telepon juga cuma bilang mau kue ulang tahun bentuk kuda poni." Tangannya dengan lembut memindahkan boneka beruang itu, menggantikannya dengan sebuah set alat masak-mainan. "Ini mungkin?" Naina menggeleng, lalu tiba-tiba matanya berbinar. Di sudut toko, sebuah istana princess berwarna past

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD