107. Momen Bahagia

1137 Words

Cahaya temaram dari layar monitor USG memantulkan gambar kecil berwarna putih dan abu-abu yang berdetak ritmis di tengah. Suara mesin yang konstan memenuhi ruang pemeriksaan, diselingi suara tenang Dokter Arif. "Usia janin sudah sekitar enam minggu," ujarnya, penunjuk laser di tangannya mengarah pada titik kecil di layar. "Dan dari yang terlihat, semuanya berkembang dengan baik." Chandra tak mampu menahan senyum lebar yang merekah di wajahnya. Tangannya, yang sejak tadi tak lepas menggenggam erat tangan Naina, memberinya tekanan lembut. Enam minggu, dia seketika mengingat momen-momen penuh ketegangan saat reuni, tanpa menyadari kehidupan kecil ini sudah mulai tumbuh di rahim istrinya. Mereka meninggalkan ruang dokter dengan langkah ringan namun berhati-hati. Lengan Chandra melingkari pi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD