[135] Ketempelan 🚫

2027 Words

Digiringnya Nuni ke kasur, pun Genta ikut duduk di sana, meminta Nuni duduk agak ke tengah, lalu dia ... dipandanginya wanita itu sebentar. Genta rekam sosok Nuni malam ini dengan sorot memindai, Nuni terlihat malu-malu, menutupi wajah. "Jangan diliatin terus," protesnya. Genta raih tangan Nuni, dilepaskan dari wajah cantiknya. Genta genggam tangan itu, jemarinya dia elus-elus sambil mengukir senyuman. Sekadar informasi, rambut Nuni panjang di bawah d**a, tetapi tidak sampai sepinggang. Genta raih ujungnya, ujung rambut itu, sebelum berikutnya tangan Genta menyentuh sisi wajah Nuni. Tangan satunya tetap menggenggam jemari Nuni yang berpangku di paha. Nuni diam saja. Hendak mengalihkan pandangan, tetapi urung, tak bisa. Om Genta memikatnya. "Cantik." Senyum Nuni pun kian lebar terkemb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD