74. Tidak Bersalah

1115 Words

Suasana ruang sidang kode etik pagi itu begitu tegang. Pendingin ruangan terasa menusuk tulang Amara, tatapan sinis para anggota senat fakultas membuatnya sulit bernapas. Namun saat Amara melihat ke arah Raymond, pria itu begitu tenang seakan-akan situasi yang menyesakkan ini tidak ada apa-apanya. Dan sedikit demi sedikit, Amara mendapatkan ketenangan di dalam dirinya. Di hadapan keduanya, duduk lima dosen senior yang dikenal keras soal integritas. Salah satunya adalah rektor universitas, pria berkacama itu membuka berkas laporan dengan suara berat. "Saudara Raymond, hari ini kita akan membahas laporan pelanggaran kode etik terkait hubungan pribadi Anda dengan salah satu mahasiswi bimbingan Anda sendiri yang bernama Amara Daniswara. Apakah Anda membenarkan hal tersebut?" Raymond menghe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD