73. Support System

1211 Words

"Amara. Ayo genggam tangan saya," ucap Raymond ketika keduanya turun dari mobil. "Tapi, Pak ...." "Nggak ada tapi-tapi. Ayo kita hadapi sama-sama," ucap Raymond yang membuat Amara terdiam. Melihat Amara yang hanya terdiam, membuat Raymond yang berinisiatif duluan untuk menggenggam tangan gadis itu. "Pak Ray ...." Amara saja sampai tak dapat berbicara karena terharu akan ucapan Raymond. Bahkan matanya memanas dan pandangannya buram. "Jangan takut, saya akan melindungi kamu kalau mereka berani macam-macam," kata Raymond sembari mengusap mata Amara. "Saya nggak takut, Pak. Saya hanya ... terharu," ucap Amara. Raymond hanya tersenyum saat mendengarnya, dan lantas mengajak Amara masuk ke dalam kampus mereka, tepatnya fakultas ekonomi. Semua pandangan mata tertuju saat keduanya memasuki

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD