"Jadi, kamu marah karena aku terlalu peduli pada detail hari di mana aku akan resmi menjadi milik mu?" bisik Lily dengan suara yang berubah menjadi rendah dan menggoda. Ia mendekatkan bibirnya ke telinga Ethan, memberikan hembusan napas yang membuat bulu kuduk Ethan berdiri. "Kamu tampak sangat tampan saat sedang memerintah seperti ini, Tuan Blackwell. Tapi apakah kamu tahu bahwa kemarahan kamu justru membuat aku merasa sangat ... tertantang?" Ethan mencoba tetap kaku, namun aroma parfum Lily dan kehangatan tubuhnya mulai meruntuhkan pertahanannya. "Lily, jangan mencoba mengalihkan pembicaraan ...." "Ssshhh ...." Lily membungkam bibir Ethan dengan kecupan singkat namun sangat intens. Ia mulai memberikan sentuhan awal yang provokatif, membiarkan jemarinya merayap turun ke d**a Ethan ya

