(++) Kekaguman Sang CEO.

1036 Words

​ Kembali ke suite mewah, Lily bersiap untuk malam itu. Dia tahu bahwa profesionalismenya di meja negosiasi telah membakar hasrat Ethan. ​Ethan memasuki kamar dengan sebotol champagne yang jauh lebih mahal dari sebelumnya. Dia tidak lagi memimpin dengan mendesak. Kali ini, Ethan memimpin dengan pemujaan dan kekaguman. ​"Aku ingin membuatmu merasa dicintai, Sayang," bisik Ethan. ​Ethan mencium Lily dengan lembut, sebuah ciuman yang lambat, penuh rasa syukur. Lily merespons dengan kelembutan yang sama, membiarkan Ethan memimpin perayaan ini. ​Ciuman itu lembut, namun di balik kelembutan ada rasa hormat yang mendalam. Tangan Ethan membelai pipi Lily, lalu turun ke leher, seolah ia sedang menyentuh mahakarya. ​"Tadi ... di ruang rapat, kamu membuatku sangat bangga," bisik Ethan. "Aku men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD