Bab 76.

1750 Words

“Kenapa?” tanya Ramona ketika Oliver menahan kedua tangannya yang sudah terangkat, hendak dilingkarkan ke leher pria tersebut. “Kita akan menikah. Apa salahnya berciuman?” Wanita itu menatap Oliver dengan sorot mata kecewa. Sementara orang yang membuatnya kecewa itu hanya membalas tatapannya dengan ekspresi wajah datar. “Ayo kita masuk, Orang tuamu pasti sudah menunggu." Oliver tidak menjawab. Pria tersebut menurunkan kedua tangan Ramona, kemudian melangkah melewati perempuan itu. Ramona meremas buket bunga di tangan kiri, sementara telapak tangan kanan wanita itu sudah mengepal. Dengan napas yang sudah memburu karena menahan amarah, wanita itu membanting buket bunga dari Oliver. Ramona berbalik, lalu berjalan dengan langkah cepat. Suara hentakan ujung heels yang menumbuk lantai terde

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD