Bab 105

838 Words

Celine baru saja mematikan kompor setelah memastikan sup labu untuk makan malam matang sempurna. Aroma gurihnya memenuhi dapur, membuat wanita itu tersenyum kecil sambil mengelap tangannya dengan handuk. Ia merasa puas — hari ini ia ingin Frans pulang dan makan makanan hangat buatan tangannya, sementara Fabian sudah mandi, wangi, dan sedang bermain di kamar bersama Papanya. “Papa, jagain Fabian ya. Mama masak bentar,” tadi Celine berkata sambil memberikan putranya kepada Frans. Frans, yang sedang rebahan di kasur sambil bermain ponsel, hanya mengangguk santai. “Iya, Mama. Papa jaga. Aman.” Celine percaya. Karena Frans, meski kadang keterlaluan santainya, tetap Papa yang sayang pada putranya. Namun kepercayaan itu buyar hanya dalam *lima menit*. Saat sup sudah selesai dan ia membawa tr

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD