Bab 64

1160 Words

Celine menatap lekat pada lelaki yang tadi memeluknya. Restoran itu mendadak menjadi riuh. Orang-orang mulai berbisik, beberapa mengambil ponsel untuk merekam, tapi Celine tidak peduli. Napasnya memburu, darahnya mendidih. Tanpa ragu, dia menampar lelaki itu keras-keras hingga terdengar suara nyaring. Lelaki itu tersentak mundur, sementara Frans masih terpaku di tempat, belum sempat bereaksi. “Kau gila ya?!” bentak Celine, matanya menyala penuh kemarahan. “Siapa yang menyuruhmu memelukku?” Lelaki itu mundur gemetar. “Sa-saya cuma dibayar, Bu. Saya nggak tahu apa-apa.” Celine menatapnya tajam. “Dibayar? Oleh siapa?” Sebelum lelaki itu sempat menjawab, Celine menoleh cepat ke arah Frans yang juga sedang didekati oleh seorang wanita asing yang masih berusaha memegang lengannya. Seketika

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD