Pagi itu, sinar matahari menembus lembut dari sela tirai kamar mereka. Frans baru saja selesai membaca beberapa pesan dari sekretarisnya ketika matanya terarah pada Celine yang sedang duduk di tepi ranjang, memandangi sesuatu di layar ponselnya. Frans tersenyum kecil. “Kau melamun apa lagi pagi-pagi begini, hm?” Celine mengangkat wajahnya, lalu tersenyum lembut. “Entah kenapa, aku tiba-tiba kangen Mama dan Papa. Sudah lama juga aku nggak pulang ke rumah.” Frans menatap istrinya yang wajahnya tampak lembut dan sedikit melankolis pagi itu. Ia lalu meletakkan ponselnya di meja dan mendekat, memeluk bahu Celine dari belakang. “Kalau begitu, bagaimana kalau hari ini kita ke sana? Sekalian menginap semalam dua malam. Sudah lama aku juga nggak bertemu mereka.” Celine langsung menoleh cepat, m

