Bab 160

692 Words

Fabian yang baru saja pulang sekolah masih mengenakan seragam TK-nya yang sedikit kusut karena terlalu semangat bermain. Tas kecil bergambar dinosaurus tergantung miring di bahunya. Begitu pintu rumah terbuka, aroma yang aneh langsung menyergap hidungnya. Bukan bau masakan yang biasa membuat perutnya berbunyi, melainkan campuran yang membuat alisnya spontan berkerut. Di ruang keluarga, Mama duduk di depan televisi dengan posisi setengah bersandar. Tangannya memegang mangkuk besar, sendok bergerak naik turun dengan ritme santai. Mama tertawa kecil sendiri, menatap layar televisi seolah sedang menonton acara yang sangat menghibur. Fabian berdiri di ambang pintu ruang keluarga, memperhatikan dengan rasa penasaran. Langkah kecilnya mendekat. Fabian tersenyum, senang melihat Mamanya tampak ce

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD