Bab 10: Survei Kampus

1024 Words

Dian sudah tak ada di kamar saat Lyra bangun. Ia ingat, tadi pagi Dian membangunkannya subuh, tapi Lyra berdalih dia sedang tidak solat. Rumah terlihat sepi. Tak ada seorang pun di ruang tengah. Tapi dari dapur, terdengar suara air dan perabotan bersentuhan. Dian ada di sana bersama asisten rumah tangga Eyang. “Sudah bangun? Sarapan dulu, Ra. Om sama Tante pergi ke Ngasem sama Eyang,” kata Dian. “Dari tadi mereka pergi?” “Satu jam lalu sih. Aku diajak tadi, tapi entar kamu bangun. Kita kan mau ke kampus.” “Mas Aji kemana?” “Olahraga. Aku udah sarapan tadi. Laper, jadi duluan. Sorry ya.” “Siapa yang masak?” tanya Lyra. “Mbak Narti sama Eyang.” “Enak.” “Masakan Eyang enak semua. Aku takut jadi gendut lama-lama tinggal di sini.” “Kamu kok bisa lolos KG, nilaimu berapa rata-rata?”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD