Sakti meletakkan sebuah fail ke atas meja dengan sangat kencang. Ia tidak tahu harus melakukan apa lagi untuk meminta Bella berhenti foya-foya. Bisa-bisanya, setelah tahu keadaan suaminya yang sedang pailit seperti ini, Bella malah menggelar sebuah acara di resto mahal. Sakti tak sanggup lagi untuk membayar tagihan kartu kredit Bella. Akhirnya, ia putuskan untuk menghubungi pihak bank agar bersedia membatasi limit transaksi kartu itu hingga Sakti dapat melunasinya. "Aku sudah tidak peduli lagi mau semarah apa pun dia nantinya. Aku sudah tidak sanggup jika harus menurutinya untuk menghambur-hamburkan uang. Bahkan kas perusahaan juga sampai harus terpakai untuk membayar tagihannya," gumam Sakti. Ia benar-benar jengah dengan kelakuan Bella. Sakti membulatkan niatnya. Sepulangnya dari kantor

