Pulang ke 'Rumah'

2970 Words

Mobil Mona berhenti di depan rumah bercat putih milik Bapak. Halamannya bersih, dengan tanaman rambat menjuntai dari atap teras, dan suara burung kecil bersahutan dari pepohonan di sekita “Terima kasih ya, Mon,” ucap Reema pelan. Mona mengangguk. “Saya jemput lagi sore?” Reema menggeleng. “Nggak usah, saya nginep aja kayaknya. Kalau enggak, nanti bisa naik taksi. Biar kamu libur juga.” Mona tampak ragu, tapi akhirnya mengangguk sebelum berpamitan. Begitu mobilnya menjauh, Reema berdiri di depan pagar, menarik napas panjang sebelum melangkah masuk. Bapak sedang duduk di kursi di teras, mengenakan kaus putih dan celana kain. Di tangannya ada koran dan secangkir teh yang sudah tinggal separuh. Begitu melihat Reema, wajahnya langsung berubah hangat. “Eh, Reema! Akhirnya kamu datang juga,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD