Nina bangun pagi hari sendirian di tempat tidur, dan ketika ia turun ke bawah, ia tidak melihat Henrik. Ia mengambil segelas jus dan pergi mencarinya ke luar. Henrik sedang berada di atas atap ruangan yang sedang ia bangun untuk Nina. Pembangunan ruang itu hampir selesai. Nina masih terkesan dengan kemampuan suaminya dalam berbagai pekerjaan manual, mulai dari memasak sampai membangun rumah. Bahkan lantainya pun ia pasang sendiri. Ia tersenyum kagum. Karpet dan bantal-bantal yang pernah ia beli sebelum menikah akhirnya akan terpakai. “Selamat pagi, Sayang.” “Selamat pagi, bukannya itu berbahaya di atas sana?” “Tidak, aku hati-hati. Ada sesuatu di sini yang menyenangkanku, jadi aku tidak akan jatuh.” “Baguslah. Aku mau jalan-jalan.” Nina selalu memanfaatkan matahari kapan pun bisa. I

