Selama beberapa saat, Aura berdiri di ruangan private sambil menunggu Aro selesai berpakaian. Ia tidak lupa mengirim pesan pada Riki untuk memberi tahu bahwa dirinya berada di kosan Aro sehingga saat pesanan tiba nanti, Riki jangan ketuk-ketuk kosan nomor dua, melainkan nomor tiga saja. Setelah mengirimkan pesan dan mendapat balasan dari Riki, sejenak Aura melihat kolam renang sambil membayangkan betapa segarnya jika ia berendam di sana. “Kenapa malah berdiri aja? Bukannya duduk,” tanya Aro yang saat ini sudah berpakaian lengkap. Ia berjalan melewati Aura lalu mengambil posisi duduk di sofa yang nyaman. “Kamu pengen berenang? Silakan kalau mau,” tawar pria itu kemudian. “Enggak, kok. Aku baru aja bales chat Riki dan bilang makanannya diantar ke pintu nomor tiga aja.” Meski tidak sepenu

