Rumah Nenek.

1147 Words

Rasa frustrasi menggerogoti dadanya. Aku bahkan nggak tahu kebiasaan kecil Zola. Aku nggak tahu ke mana dia pergi kalau marah. Apa aku benar-benar sudah mengenalnya? Ia menyalakan mesin mobil lagi, tangannya gemetar di atas setir. Jalanan kota terasa panjang dan asing. Hatinya makin teriris. Dalam kebingungan, sebuah percakapan lama terlintas di kepala Ferdy. Saat mereka masih di tahap awal hubungan, Zola pernah bercerita singkat tentang masa kecilnya. “Nenekku orangnya hangat banget, Fer. Kalau aku lagi bete sama Papa, aku kabur ke rumah nenek. Nenek selalu bikinin aku teh manis hangat dan nyuruh aku cerita apa aja.” Ingatannya itu membuat Ferdy tersentak. Ya Tuhan, kenapa aku nggak kepikiran dari tadi? Rumah nenek! Ferdy segera menekan nomor Dio lagi. Suaranya terdengar terburu-buru

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD