Kembali Bersama.

1179 Words

Mesin mobil berdengung pelan, jarum spidometer bergerak stabil di bawah lampu-lampu jalanan kota. Malam sudah cukup larut, tapi suasana di dalam kabin kini terasa jauh lebih tenang dibanding beberapa jam sebelumnya. Ferdy mengemudi dengan senyum tipis di wajahnya, sesekali melirik ke arah Zola yang duduk di kursi penumpang. Wanita itu sudah tidak lagi bersedekap, melainkan membiarkan tangannya terulur di kursi. Dengan lembut, Ferdy meraih jemari Zola dan menggenggamnya erat. Kehangatan itu membuat Zola menoleh, lalu tersenyum samar. “Aku nggak nyangka kamu bisa nemuin aku di rumah itu,” gumam Zola pelan, masih ada nada heran sekaligus geli. Ferdy menoleh sekilas, ekspresinya dibuat sombong sambil bercanda. “Kan aku bilang, aku punya telepati. Aku bisa langsung tahu kamu di mana.” Zola

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD