Minggu sore itu, suasana Jakarta cukup tenang. Jalanan ramai namun tidak sesibuk hari kerja. Ferdy menarik napas panjang sebelum menyalakan mesin mobilnya. Di kursi penumpang, Zola menatap keluar jendela, mengenakan gaun santai yang tetap terlihat rapi, meski tanpa riasan tebal. “Siap, Sayang?” tanya Ferdy sambil menoleh, matanya bersinar hangat. Zola tersenyum tipis. “Siap. Restoran yang kamu pilih oke?” Ferdy mengangguk. “Tenang saja. Tempatnya nyaman, nggak terlalu ramai, dan ada ruang semi-private. Cocok buat perkenalan keluarga.” Zola menunduk sebentar, menahan rasa cemburu yang masih tersisa dari minggu sebelumnya, tapi ia sadar ini bukan waktu untuk itu. Ia ingin menikmati momen santai bersama Ferdy dan keluarganya. Setibanya di restoran, aroma masakan khas Nusantara menyambut

