Fi Antara Layar dan Aroma Masakan.

1088 Words

Udara sore di apartemen itu terasa tenang, seolah kota yang bising di luar hanya bayangan samar di balik jendela kaca besar. Ferdy dan Zola baru saja kembali dari belanja. Kantong-kantong belanjaan masih tergeletak di sudut ruang tamu; pakaian baru, sepatu rumah, beberapa keperluan dapur yang mereka beli tanpa rencana. Zola langsung masuk kamar, merapikan pakaian barunya ke lemari. Ada rasa hangat aneh di dadanya saat menata satu per satu, seolah benar-benar tinggal bersama seorang pria untuk pertama kalinya. Sesekali ia tersenyum sendiri ketika melihat lipatan pakaian dalam yang baru, atau baju tidur tipis yang Ferdy pilihkan khusus. Ada rasa malu, tapi juga rasa diterima. Sementara itu, Ferdy tetap setia dengan dunianya. Begitu masuk apartemen, ia menaruh jaket di sofa, lalu langsung d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD