(++) Masa Lalu Zola.

1110 Words

“Pintunya nggak terkunci. Aku buka pelan. Dan yang kulihat—” suaranya tercekat. “Nero. Calon suamiku. Ada di ranjang. Sama Erna. Mereka … bercinta. Aku bahkan nggak bisa teriak. Aku cuma berdiri. Lihat semuanya jelas.” Air matanya jatuh. “Aku langsung lari. Aku tinggalkan semua. Kebaya, riasan, keluarga yang menunggu di gedung. Aku nggak balik lagi. Aku kabur.” Ferdy menatap wajahnya lama. Ia ingin marah, ingin mengutuk Nero dan Erna. Tapi ia hanya bisa menarik Zola ke pelukannya, membiarkannya menangis di dadanya. “La … kamu nggak sendirian sekarang,” bisiknya pelan. Zola mengusap matanya, berusaha tersenyum pahit. “Lucu, ya? Dari hari itu, aku merasa semua hancur. Tapi juga … aku lega. Karena aku sadar, kalau aku menikah sama orang seperti Nero, hidupku pasti akan jauh lebih hancur.”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD