Mau Kabur Rasanya

2001 Words

Dari tangan Mama Jani, Nadira menerima ponsel tersebut. Tidak mungkin juga dia mengubah lagi dari mode speaker menjadi mode biasa, sebab akan terlihat aneh di mata semua orang. Bisa-bisa dikira dia punya rahasia macam-macam atau sengaja ingin menutup-nutupi pembicaraan. Lagipula, tidak mungkin Bian akan bicara yang aneh - aneh atau manis - manis seperti biasanya, seperti bilang rindu, atau memanggilnya dengan nada yang membuat kuping panas, karena saat ini ia tahu Nadira sedang bersama keluarganya. Dengan keyakinan itu, Nadira pun menyapa Bian dengan suara yang dibuat setenang mungkin. "Halo, Bi .." "Nad … Kenapa teleponku nggak kamu angkat tadi?" tanya Bian tanpa basa - basi. "Hmm … Aku pikir nanti aja, soalnya aku masih ngobrol sama tante Jani," jawab Nadira, ia baru saja menemukan al

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD