Selama ini, hubungan Nayara dengan Ratna tidak selalu mulus. Ratna adalah sosok ibu mertua yang keras, tegas, dan seringkali membuat Nayara merasa kecil. Meski tidak pernah terang-terangan menolak kehadirannya, sikap Ratna sering menunjukkan jarak yang sulit ditembus. Bertahun-tahun Nayara mencoba bersikap hormat dan patuh, berusaha meyakinkan diri bahwa suatu hari Ratna akan menerimanya sepenuh hati. Namun, selalu ada perasaan bahwa ia dinilai tak cukup baik untuk mendampingi putra Ratna yang sempurna di mata ibunya. Kini, dengan kondisi rumah tangganya yang retak, pesan itu terasa semakin menakutkan. Apa yang akan Ibu bicarakan? Apakah beliau tahu pertengkaran semalam? Atau … apakah ini tentang sesuatu yang lebih besar? Nayara menggigit bibirnya. Ia merasa tubuhnya kaku, tapi doron

