Firasat Seorang Istri.

1081 Words

Sepanjang sisa malam, Nayara merasakan tatapan Shanaya dari kejauhan. Senyum misterius wanita itu seperti tidak pernah hilang, seolah menyimpan rencana yang lebih besar. Dan yang lebih menyakitkan, setiap kali Arga berbicara dengan kolega, Shanaya selalu berhasil menyelip di antara mereka, menjadi pusat perhatian. Nayara duduk di kursinya, berusaha menjaga senyum sopan. Namun dalam pikirannya, kata-kata Shanaya bergema terus. “Masa lalu bisa berputar menjadi masa depan … keluarganya juga menyukaiku.” Itu bukan sekadar peringatan. Itu ancaman. Dan untuk pertama kalinya, Nayara merasa rumah tangganya benar-benar berada dalam bahaya nyata. *** Lampu-lampu jalan kota berkelebat di balik kaca mobil. Di jok belakang, tidak ada tawa riang Shaila atau rengekan manja Dharma. Hanya keheningan m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD