105. Ngambek

1459 Words

Ini sudah satu minggu berlalu dan Restu masih tetap dengan kesibukannya. Aku berusaha mengerti dan memahami akan pekerjaannya yang sedang overload mungkin. Aku selalu mencerca Jeff perihal apa yang dilakukan Restu hingga selalu lembur dan pulang larut malam. Memang setiap pagi Restu masih akan mengantarkan aku pergi ke kantor, tapi ketika jam pulang kantor selalu Jeff yang dia minta menjemput. Jeff menurutku tidak akan keberatan karena dengan agenda menjemputku setiap hari, dia bisa semakin dekat dengan Tari. Bahkan Jeff sendiri yang mengakui jika dia sudah selangkah lebih jauh berhubungan dengan rekan kerjaku itu. "Apa kalian sudah jadian?" tanyaku di suatu sore kepada Jeff. Namun, rupanya lelaki itu hanya tertawa sambil menggaruk belakang telinganya. Ia menggeleng dan menjawab, "Balu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD