Jeje dan Diandra masuk ke dalam mobil. Lalu, mereka pulang kembali ke Jakarta. Di dalam pikiran Jeje hanya ingin segera sampai ke kampus, menyelesaikan beberapa laporan. Setelah itu pulang menemui Aleandra. Seandainya yang disamping saya itu kamu, Lea. "Pak, saya boleh tanya sesuatu nggak?" tanya Diandra, yang sejak tadi tidak lepas memandangi Jeje. "Tidak." Jeje menjawabnya malas. Dia sudah mengetahui bahwa Diandra menyukainya, karena itu dia berusaha jaga jarak dengan gadis itu, tapi siapa sangka kini dia malah harus berada dalam satu mobil dengan gadis tersebut. "Satu kali aja, Pak. Boleh, ya?" Mohon Diandra. "Terserah." Jeje mulai gerah. Dari dulu dia juga malas bermanis-manis dengan perempuan. Apalagi dengan orang yang tidak jelas seperti Diandra ini. "Pak Jeje benaran udah

