"Selamat pagi." Jeje memberi salam, lalu duduk tepat di kursi yang telah disediakan. Beruntung dia tidak terlambat, Jeje padahal termasuk kesiangan karena semalam tidak bisa tidur kepikiran istrinya, Aleandra. Seorang wanita datang, lalu menoleh ke arah Jeje dengan senyum tipis pernah arti. Aneh, sejenak Jeje seperti tidak asing, tapi pasti dia salah lihat. Dia belum memiliki kenalan di tempat itu. Sebab ini kali pertama untuknya berkunjung ke sana. "Pagi, Pak Jeje," sapa wanita yang tak berhenti tersenyum pada Jeje. Namun setelah di amati, rupanya dia memang tidak salah melihat. Dia mengenal wanita itu. "Diandra?" Sambil melongo, tidak habis pikir, kenapa gadis itu ada di sini? "Iya, Pak. Nggak sangka, ya? Saya di sini di tugaskan kampus. Ini dokumen bapak ada yang tertinggal."

