Bab 166: Sayang Adek

1167 Words

Evan sudah siap sejak pagi. Ia begitu bersemangat hendak pergi bersama orang tuanya. “Opa sama Oma jangan sedih ya aku tinggal berdua,” ucapnya. “Kamu jangan nakal di sana. Papanya mau kerja, bukan liburan,” Opanya mengingatkan. “Aku tahu. Aku juga akan belajar di sana sama Mama.” Maura tadinya hendak pergi berlima saja, bersama Andre, kedua anaknya, dan ayahnya yang memang hendak melakukan medical check-up. Tapi ibu mertuanya memaksanya membawa satu baby sitter untuk membantunya mengurus kebutuhan Ayra dan Evan mengingat dia akan mengambil beberapa course. Dan Andre mengiyakan saja ide tersebut. Baginya. Tak jadi soal siapapun yang akan ikut. Dia justru lebih senang jika ada orang yang bisa membantu istrinya agar Maura tidak terlalu capek dan bisa belajar lebih banyak. “Jangan lupa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD