Tiara terbangun dengan perasaan paling segar yang pernah ia rasakan sejak hamil. Mualnya benar-benar hilang, tubuhnya ringan, dan ia merasakan gelombang energi baru. Itu adalah efek ganda dari tidur nyenyak dan dosis obat yang disiapkan Abimana semalam. Di sebelahnya, Abimana sudah rapi. Ia mengenakan kaus polo berwarna navy dan celana pendek selutut yang menonjolkan kaki atletisnya. Ia terlihat santai, namun aura d******i dan ketegasannya tetap tak tersentuh. “Selamat pagi, Ratu yang sudah sembuh total,” sambut Abimana, mencium kening Tiara lama sekali. “Selamat pagi, Ayah yang paling sempurna,” balas Tiara, memeluk Abimana erat. “Aku tidak mual sama sekali, Mas. Terima kasih. Kamu memang yang terbaik.” Abimana tersenyum. “Sama-sama, Sayang. Strategi yang tepat selalu menghasilkan has

