(Biantara) - Leonel Sadar dan Serangan Lain

1570 Words

Pintu otomatis terbuka dengan suara desis pelan. Biantara yang sejak tadi berdiri di depan ruang ICU langsung mengangkat kepalanya. Begitu Dr. Hans keluar dari dalam, sorot matanya langsung menajam. Kedua lengannya terlipat di depan d**a. Ia memperhatikan dokter itu dengan sangat teliti, seolah mencoba membaca apa yang sebenarnya terjadi di dalam ruangan tadi. Dr. Hans berhenti di depan mereka. "Kabar baik," katanya. Ia melihat satu per satu wajah keluarga yang menunggu di koridor. "Hasil pemeriksaan saraf menunjukkan perkembangan yang sangat baik." Tiana langsung menutup mulutnya, matanya berkaca-kaca. Arielle menarik napas lega. Namun Biantara tidak menunjukkan reaksi berlebihan. Ia hanya mengangguk pelan. Di kepalanya, informasi itu sudah langsung berubah menjadi perhitungan la

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD