Bab 79. Tebusan Darah

1426 Words

"Tidak... tidak, jangan sekarang," Letizia merengkuh wajah Jourell, mencoba menghapus darah itu dengan tangannya, namun darah itu terus mengalir, hangat dan amis. "Jourell, lihat aku! Jangan tutup matamu!" “Tuan!" Han merangsek maju, berlutut di samping Letizia. Ia menyentuh leher Jourell, mencari denyut nadi yang kini melompat-lompat lemah dan tidak beraturan. "Sialan! Racunnya menghancurkan jaringan dalamnya!" Dengan tangan yang gemetar, Han merogoh saku jasnya, mengeluarkan ponsel satelit. Suaranya yang biasa tenang kini pecah oleh kepanikan yang tertahan. "Unit Udara! Kode Merah! Tuan Jourell jatuh! Mendarat di koordinat 0-4 sekarang juga! Jangan terlambat satu detik pun atau kepala kalian semua akan kutebas!" Tepat saat Han menyelesaikan panggilannya, suara dentuman keras terden

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD