"Kita mau ke mana, Papa?" tanya Hana kritis. Jalan yang mereka lalui hari ini tak seperti biasa. Sehingga Hana kebingungan. "Maunbeli brownies yang rasanya enak," jawab Hendra bersemangat.. "Aku mau!" ucap Hana senang. "Tapi janji gak boleh rewel." "Tapi bawa ke taman," pinta Hana. Hendra tergelak. Selama tinggal di sini, dia begitu sibuk bekerja sehingga mengabaikan anak-anak. Hanya suster dan mamanya yang menemani Hana dan Raya bermain. "Oke. Kita beli kue dulu yang banyak. Habis itu bawa ke taman. Jadi sambil main Kita makan." "Horeee!" Sore itu, Hendra membawa kedua anaknya ke toko kue milik Nadia. Sejak kematian Cintia, lelaki itu sering merasa kesepian. Meski Hendra berusaha menjadi ayah yang kuat untuk anak-anak, ada saat-saat di mana dia merasa rapuh. Terutama ketika m

