Jangan Bersembunyi

1183 Words

Bianca duduk di ruang kerja dengan wajah serius, memandangi layar laptop yang penuh dengan angka dan grafik penjualan. Kantor cabang yang dipegangnya mengalami penurunan omset yang signifikan sejak beberapa bulan terakhir. Sebagai asisten pribadi, Bianca merasa bertanggung jawab untuk melaporkan ini kepada atasan. Bianca ahu bahwa atasannya sedang dalam masa-masa sulit setelah kematian sang istri. Sehingga dia tak bisa memaksa Hendra untuk pulih dengan cepat. Dengan napas berat, Bianca mengambil ponsel dan menelepon Hendra. "Halo, Pak Hendra?" suara Bianca terdengar penuh perhatian. "Ya Bianca?" Suara Hendra di seberang telepon terdengar lelah. "Ada apa?" "Pak, saya ingin membahas tentang cabang baru kita di kota ini. Omsetnya menurun drastis, dan para investor mulai khawatir. Beb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD