145~DS

1440 Words

Setelah melalui proses yang terbilang singkat, akhirnya toko roti yang diberi nama Brownies Bunda resmi dibuka. Namun untuk tahap awal, mereka baru melakukan soft launching terlebih dahulu. Langkah ini diambil untuk melihat antusiasme pelanggan, sekaligus mengukur sejauh mana produk roti dan brownies mereka bisa diterima pasar. Sinar pun tidak pernah menduga, jika acara yang digelar sederhana itu ternyata disambut dengan antusiasme yang cukup besar. Bagaimana tidak, jika tempatnya ternyata juga digunakan untuk pencitraan terselubung pencalonan Kaisar. “Aku mau bicara empat mata setelah semua ini selesai,” bisik Bintang menunduk dan bicara tepat di telinga Sinar. “Dan tolong jangan lagi menghindar, karena aku mau memperbaiki semuanya.” “Nggak ada lagi yang bisa kita perbaiki,” balas Sin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD