141~DS

1979 Words

“Mau ke mana, El?” tanya Bintang berjalan cepat menghampiri Elo. Pria itu baru keluar dari ruangannya dan menutup pintu. “Ke ruangan Bima,” jawab Elo melanjutkan langkah dan mengajak Bintang ikut serta. “Kami mau makan siang setengah jam lagi di bawah. Mau bareng?” “Boleh.” Bintang mengangguk. “Tapi, aku nunggu Sinar dulu. Dia masih di ruangannya bu Minda.” Mendengar nama Sinar, Elo yang sudah berada di depan pintu ruangan Bima mengurungkan membuka pintu. Ia mengingat kembali perihal ucapan Sinar yang tidak lagi bisa bersama dirinya, maupun Bintang. “Mas ke sini sama Sinar?” tanya Elo. Bintang menggeleng. “Dia bawa mobil.” Mendengar hal tersebut, Elo pun menghela samar. Ada sedikit kelegaan karena Sinar ternyata tidak main-main dengan ucapannya. Mungkin, ini saatnya Elo kembali mend

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD