"Mas Baja ke mana?" Bangun tidur tidak melihat eksistensi suami, Aylin langsung mempertanyakannya. Mami Yuning yang jawab, "Keluar dulu, Sayang. Mau minum?" "Keluar ke mana, Mi?" Parau suara Aylin khas baru bangun. Ini siang. "Wah, nggak bilang, tuh. Tapi katanya cuma sebentar. Mungkin pulang ke rumah dulu." Mami Yuning menyodorkan ujung sedotan ke bibir Aylin. Sontak disesapnya air mineral itu, seketika Aylin teringat dengan rasa dari air minumnya di botol pink. "Pas subuh Aylin minum airnya pahit." Mami Yuning meletakkan gelas di nakas. Dia bantu sang menantu untuk duduk bersandar di brankar. "Harusnya langsung dimuntahin, Nak. Jangan diminum." Karena ternyata penyebab Aylin keguguran ada di sana. "Iya, Mi. Itu awalnya ngira lidah Aylin yang pahit, apa mau sakit atau gimana. Jad

