109 | Rumah Arjun

1605 Words

Baja menyuruh Aylin untuk tidur saja. Soal bunyi ponsel biar dia yang urus. So, Baja beranjak tanpa malu-malu dengan ketelanjangannya. Aylin yang malu, Sis! Memilih tutup mata. Kok, bisa-bisanya pede terus walau sedang tidak pakai baju? Malah seperti bangga betul dengan itu, sampai ingin dipamerkan ke Aylin. Ya, cuma sama Aylin. Ini tentang area tubuh paling jantan di Baja, memang dia sepercaya diri itu pada aset kepunyaannya. Sudahlah. Skip! Aylin merem betulan. Sementara, Baja mengangkat panggilan di ponsel Aylin. Dia loudspeaker. "Masih di mana, Lin? Sampe mana kamu?" Iya, itu Mami Rea. Aylin auto buka mata, menatap om suami. Tuh, kan! Dicariin. Ditungguin. Malah keras kepala ngajak belok ke sini. Mau jawab apa coba kalau demikian? "Di jalan kota, Mi. Tapi sudah keluar dari

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD